Radiator
merupakan bagian penting untuk kelancaran kerja pada mesin mobil Anda. Tugas
utamanya untuk mendinginkan suhu mesin guna mendapatkan temperatur kerja
optimal. Setidaknya mengganti air radiator jika terlihat kondisi air sudah
keruh. Warna keruh tersebut bisa dilihat melalui lubang atas radiator, tentunya
setelah penutup dibuka. Untuk mengetahui
kondisi cairan pendingin radiator (coolant) dapat dilakukan dengan melakukan
pemeriksaan mobil setiap pagi atau setiap akan dikemudikan.
Buka penutup mesin
mobil avanza anda, dan lihatlah kondisi cadangan coolant yang ada di tabung
resevoir. Jika kondisi permukaan cairan sudah dibawah low (garis paling bawah),
maka perlu dilakukan penambahan atau pengisian coolant. Setelah sekian
lama dipakai, air radiator tentunya membutuhkan perhatian dan perawatan khusus
supaya bisa tetap mempertahankan performa ideal dari mesin kendaraan Anda.
Sedangkan untuk perawatan sendiri, tidak salah untuk sekedar menguras air yang
ada. Namun, kini cara perawatan yang dilakukan tidak boleh asal buang lalu isi
ulang karena kini beberapa jenis kendaraan memiliki katup tambahan untuk
membuang udara dalam sistem, misal pada Toyota
Avanza Veloz atau MPV LCGC terbaru Toyota Calya. Toyota Avanza
Veloz pun memerlukan perawatan ini setidaknya tiap 80 ribu km. Bukan angka
pasti, sebab bisa dipercepat apabila kondisi jalan yang dilalui lebih sering
macet atau stop and go. Memilih airnya juga tak bisa sembarangan.
“Setidaknya harus
anti-korosi untuk mencegah karat, plus ramah lingkungan karena akan terbuang di
saluran air,” wanti Almus Hidayat, Sales Manager salah satu produsen radiator.
Nah, bagaimana cara lengkapnya untuk menguras air radiator Avanza Veloz?
Langsung ikuti caranya berikut. Untuk membuang
air yang di radiator, cukup dengan membuka tutup kupu-kupu yang terletak di
bagian bawah, sebelah kanan apabila dilihat dari depan.
Ingat, saat
membukanya mesti saat mesin dingin ya supaya tangan tidak tersemprot air panas.
Lalu buka tutup radiator supaya air dalam sistem terbuang semua, biarkan
menetes sampai habis. Supaya air
radiator bersirkulasi sempurna dengan yang di dalam water jacket, nyalakan
mesin hingga hangat atau indikasi mudahnya sampai kipas pendingin menyala. Setelah mesin
menyala hingga temperatur idealnya, untuk memastikan tidak ada angin yang masuk
ke dalam sistem. Buka tutup kupu-kupu yang terletak di dekat intake, di bawah
boks filter udara.
Injak sedikit
pedal gas supaya air bersirkulasi, lalu perhatikan air yang keluar sampai tidak
ada lagi gelembung udara. Kemudian,
pastikan bahwa air selalu cukup, tunggu mesin kembali dingin dan buka kembali
tutup radiator. Apabila terlihat kurang, tuang kembali radiator coolant dan
tutup rapat. Tuang juga
radiator coolant pada tabung reservoir hingga batas maksimal. Tapi jangan
terlalu penuh supaya masih ada space untuk menampung tekanan berlebih dari
radiator ya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar